Friday, November 16, 2018

5 Brand Kopi Khas Bengkulu



Hanya pahitnya kopi yang bisa dinikmati. Atau dari kopi kita belajar bahwa hitam belum tentu tak baik. Itulah beberapa kalimat yang keluar dari para penikmat kopi.

http://mondoagram.com/4XmL (beda kopi arabica dan robusta)
Anda penikmat kopi ? Kopi apa favorit anda ? Gayo ? Sidikalang ? Kintamani ? atau ada lainya ?
Belum lengkap rasanya jika belum mencoba kopi yang berasal dari Bengkulu. Bengkulu dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia. Baik dari jenis Robusta dan Arabica nya memiliki ciri khas masing-masing.  Kali ini kita tidak membahas rinci jenis-jenis kopi yang ada melaikan membahas Brand Kopi Bengkulu yang telah memiliki penikmat setianya.


 Ado Kopi, Ado Gulo? Ngopi Kito ! Camkoha !

1. Kopi 1001



Sumber gambar lnr97.blogspot.hk


Ya seperti namanya, kopi ini telah memiliki ribuan penikmat setia. Brand kopi ini merupakan salah satu brand kopi paling laris dipasaran. Hampir setiap daerah di Prov. Bengkulu menjual brand kopi ini. Kopi kemasan asli Bengkulu ini telah memanjakan lidah para penduduk Bengkulu dan sekitarnya sejak 1985. Kopi ini mempunyai slogan “SERIBU kali coba, SERIBU kali suka”.


Usaha kopi ini didirikan oleh Bapak Thompson Sirait pada tahun 1985. Usaha kopi ini beralamat di Jalan Danau Dendam Tak Sudah. Usaha ini sendiri berasal dari kecintaan pak Thompson Sirait dari kecil terhadap minuman kopi. Nama 1001 berasal dari pemberian kakek pemilik yang bernama Heri Untung. Kopi 1001 ini hanya menggunakan kopi jenis Robusta bukan kopi Arabica. Pemilihan kopi robusta ini dikarenakan rasanya pahit yang ternyata lebih disukai oleh penggemar kopi di Bengkulu.

Bahan baku kopinya didapat dari petani kopi yang berada di daerah Kepahyang dan Curup. Kopi yang akan diolah harus kering dan bersih untuk menjamin kualitas rasa. Cara pembuatan kopi 1001 ini cukup mudah yaitu kopi yang sudah kering disangrai selama lebih kurang satu jam. Selanjutnya kopi yang sudah disangrai harus digiling. Kopi sudah digiling selanjutnya memasuki tahap pengemasan menggunakan mesin pengemas.

Kopi 1001 Bengkulu dikemas dalam berbagai ukuran, dari yang terkecil (ukuran 47 gr) seharga Rp. 3.500, hingga ukuran 500 gr seharga Rp. 45.000. Anda bisa mendapatkan di berbagai toko Online seperti Pesona Nusantara.co.id, Bukapalak, Kopisumatra.Wordpress., atau di Tokopedia.   


2. Kopi Cang Eng





Cap Bangau Mas, ini juga salah satu brand kopi yang telah lama malang melintang di pasar kopi Bengkulu. Brand ini laris manis dipasaran terutama di Kab. Rejang Lebong, Bengkulu. Aromanya khas sangat berbeda dengan kopi lainya. Para penikmatnya sangat menyukai rasa pahit yang khas dari kopi ini. Pastinya Anda wajib mencoba kopi ini.

Berdiri sejak tahun 1980-an, saat ini Kopi Bubuk Asli Cang Eng telah dikenal banyak orang karena rasanya yang begitu nikmat dan membuka carkawala. Beralamatkan Jalan Suherman Talang Benih Curup Kab. Rejang Lebong, Bengkulu. Pemilik Kopi Bubuk Asli Cang Eng, Farhan, mengatakan, rasa kopi yang begitu nikmat ini, diawali dengan memilih biji kopi dengan kualitas baik. Biji kopi masih original dan bukan kopi stek. Kemudian pada proses penggorengan kopi, yang sangat berpangaruh terhadap rasa.

Kopi Bubuk Asli Cang Eng juga tersedia dalam banyak kemasan. Mulai dari kemasan 1 kilogram, 500 gram, 250 gram, 100 gram dan 50 gram, dengan harga per kilogram Rp 38.000. Anda pencinta kopi yang ingin menikmati Kopi Bubuk Asli Cang Eng? Bisa membeli di Jalan Suherman Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup.

3. Kopi Sintaro




http://mondoagram.com/4XZ8  (Sekilas tentang kopi Sintaro)


Ini dia brand kopi asal Bengkulu yang sedang naik daun sekarang. Telah diliput oleh banyak media nasional dan telah diakui kenikmatannya. Namanya kopi Sintaro, merupakan singkatan dari Sindang Dataran Robusta. Sindang Dataran sendiri merupakan nama salah satu daerah di Suku Menanti, Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu tempat pertama kali kopi jenis ini dikembangkan.


Keunggulan kopi Sintaro terletak pada buah yang berukuran besar. Selain itu juga memiliki aroma khas Robusta yang sangat kuat jika sudah menjadi bubuk siap seduh. Dikembangkan melalui sistem pembiakan menggunakan pola sambung atau stek. Selain kekuatan pada ukuran dan aroma khas Robusta, kopi Sintaro juga akan mengeluarkan rasa moka ketika diracik dan diminum tanpa gula.




Baru-baru ini kopi ini dibandrol oleh pembeli lokal dengan harga mencapai Rp. 45.000/ kg green bean, angka yang fantastis karena melampaui harga kopi arabika, sementara kopi bubuk buatan masyarakat laku hingga Rp. 90.000/kg.


Anda tertarik mencobanya ? Kopi ini telah tersedia di pasar online Indonesia.


4. Kopi Arabika Bengkulu






Jika kita telah membahas jenis robusta, kali ini kopi jenis arabica. Jenis Arabica di Bengkulu memang tak sebanyak jenis Robustanya. Selain itu kopi jenis ini susah untuk di budidaya oleh karena itu memiliki harga yang tinggi.

Selain menjadi sentra Kopi Robusta, Bengkulu juga menghasilkan Kopi Arabika. Kopi memiliki rasa yang beda dibandingkan Robusta. Teksturnya lebih kental namun halus, aromanya wangi, rasanya sedikit asam, dan sedikit pahit. Kopi Arabika Bengkulu pada umumnya berasal dari daerah Kepahiang dan Rejanglebong. Kopi Arabika Bengkulu medium roast dijual Rp. 65.000 per 250 gr.


Ada juga brand kopi Arabica lainya. Largo Arabika Bengkulu Coffee adalah pilihan lain bagi Anda yang penasaran dengan Kopi Arabika Bengkulu. Rasanya lembut, fruity, keasamannya pas dan juga aromanya sungguh wangi. Varietas kopi Arabika yang terdapat di Bengkulu berada di Singkarang. Kopi Largo Arabika Bengkulu Coffee dijual dengan harga antara Rp. 25.000 hingga Rp. 55.000 per 200 gr. Anda bisa memesannya di Blibli, Tokopedia, atau Icaali.

5. Kopi Luwak Bengkulu





Sumber : https://bp-guide.id/AXKS644i



Bengkulu juga memiliki kopi luwak loh ! Tak perlu banyak bicara jika sudah menyangkut Kopi Luwak, pasti nendang rasa dan harganya. Bengkulu juga memiliki kopi yang proses fermentasinya dibantu oleh luwak (musang) ini.

Daerah yang biasa menghasilkan Kopi Luwak adalah wilayah perkebunan kopi di kabupaten Kepahiang, teruma di Desa Benua Galing. Mereka mengumpulkan biji hasil olahan perut luwak liar yang berkeliaran di daerah tersebut, bukan luwak hasil penangkaran. Anda tentunya sudah mengetahui bahwa rasa kopi hasil luwak liar jauh lebih sedap daripada kopi hasil luwak yang diternakkan. Anda bisa memesan Kopi Luwak Bengkulu seharga Rp. 132.500 per 100 gr (di Bukalapak), atau ukuran 250 gr seharga Rp. 200.000. Anda juga bisa membeli ukuran Sachet Drip (ukuran 10 gr) di coffindo.id.com.



Nah diatas telah kita bahas 5 brand kopi khas Bengkulu. Sebenarnya masih banyak brand kopi ternama yang berasal dari Bengkulu. Jadi ada penikmat kopi ? Pastikan anda mencoba kopi asal Bengkulu tersebut. Wassalam ...

0 komentar

Post a Comment